Saturday, May 12, 2012

Cerita Dewasa Ngentot Seks Pertama

Cerita Dewasa Ngentot Seks Pertama
Cerita Dewasa Ngentot Seks Pertama - Cerita dewasa seks ngentot memek terbaru ini melajutkan cerita ngentot sebelumnya yang pastinya agan nanti-nantikan kelanjutan cerpen ngentot lainnya. Mohon maaf gan kalo aye agak telat update cerita panasnya. Selamat menikmati dan membaca ya gan!

Cerita dewasa

Kontol Davine terasa menyetuh dinding terdalam dari memek ku, kunaikkan kembali tubuhku lalu kuturunkan begitu seterusnya hingga aku bisa mengocokkan kontolnya ke memek ku. Davine meraba dan meremas kedua payudaraku sambil memainkan pentilnya, membuatku tambah terbakar dalam nafsu dan birahi. Kurubah gerakanku menjadi berputar seperti orang ber hula-hop, memek ku terasa seperti diaduk-aduk kontol Davine yang masih keras itu, sambil menggoyang pinggul kuraba dan kupermainkan kantong bolanya sehingga Davine kelojotan merem melek, matanya melotot ke arahku, pancaran kenikmatan kutangkap dari sorot matanya.

Aku melakukan variasi gerakan dengan posisi di atas aku yang pegang peranan, kombinasi antara hula hop lalu maju mundur kemudian naik turun kembali lagi ber hula hop membuat Davine seakan terbang tinggi dalam kenikmatan birahi, begitu juga aku, kontol Davine sepertinya menjelajah ke seluruh pelosok ruang memek ku. Ternyata Davine tak mau kalah, dia ikutan menggoyang pinggulnya melawan gerakanku, semakin cepat aku menurunkan tubuhku semakin cepat pula dia menaikkan pinggulnya hingga memek ku tersodok dengan kerasnya begitu seterusnya. Tak teringat lagi apa yang dilakukan suamiku di luar ruangan ini yang masih setia menunggu istrinya sedang bercinta dengan mantan pacarnya.

“Dav, aku mau keluar sayang” kataku tak tahan menghadapi perlawanannya
“jangan dulu sayang, tidak dalam posisi seperti ini” jawabnya sambil mengangkat tubuhnya hingga posisi duduk dan aku dalam pangkuannya.
Goyanganku semakin cepat, Davine sudah membenamkan kepalanya di antara kedua payudaraku, mulutnya mempermainkan putingku secara bergantian, aku merasakan kenikmatan yang hebat antara kocokan di vagina dan kuluman maupun sedotan di putingku. Gerakanku makin cepat dan tidak beraturan antara hingga tak tertahankan lagi aku mencapai puncak kenikmatan yang indah.
“oooooouuuuuuuuughhh… DAVSSS!!”. DAV?” oh, yessss?” oh, yessssssss, Davvvvvvvv” desahku dalam orgasme sambil meremas rambut Davine yang masih larut dalam keindahan permainan kami, sedotan di putingku makin kencang ketika orgasme kudapatkan hingga menambah kenikmatan yang tiada terbayangkan sebelumnya, tak lama kemudian maka lemaslah aku dalam pangkuannya. Davine membelaiku dengan mesra, meski aku tahu dia belum mengalami orgasme, tapi dia tetap tenang, aku masih dalam pangkuannya, dielusnya punggungku sementara kepalaku sudah terkulai di pundaknya.
kontol Davine di memek ku masih menegang, aku merasa kasihan juga, tapi badanku lemes sehabis orgasme setelah tiga hari tanpa sex. Dia menyuruhku berbaring di sebelahnya, kemudian digulingkannya tubuhku hingga aku tengkurap, lalu Davine naik di atasku, dipeluknya aku dari atas lalu dia bergeser di antara kakiku yang dipentangkan. Ditariknya pantatku sedikit ke atas hingga aku agak nungging, kembali dia melesakkan kontolnya ke memek ku dan dengan cepatnya mulai mengocok.

Tangannya mengelus punggungku lalu tubuhnya tengkurap di atas tubuhku, dia mengocokku dari belakang dengan posisi seperti ini, belum pernah aku melakukan sebelumnya dengan suamiku, ini pengalaman pertamaku, gairahku mulai naik kembali merasakan sensasi kenikmatan yang baru, tapi dengan posisi seperti ini aku tidak bisa melakukan apa apa kecuali hanya pasrah menerima kenikmatan yang dia berikan. Menyadari kepasrahanku, Davine makin menjadi jadi mengocokku, dihentakkannya pinggangnya ke arah pantatku hingga kontolnya menghantam dinding memek ku dengan kerasnya sambil dia menciumi tengkuk, pungak dan telingaku, yang kadang kadang dikulumnya.

“aaaaauuugghhhhh?”eeeehhhhhh?”..emmmmhhhh” hanya desah itulah yang bisa kulakukan. Entah gaya apa yang dimainkan ini, yang jelas bukan doggie, mungkin gaya kura-kura kali, tapi who cares, yang penting aku mendapatkan pelajaran dan kenikmatan baru dari dia.
Tak lama kemudian kurasakan denyutan keras dari kontol Davine menghantam dinding memek ku dengan kerasnya, semprotan demi semprotan kunikmati dengan perasaan yang lain, begitu kerasnya denyutan itu hingga mengantarku mencapai orgasme yang kedua kalinya hingga kali ini aku benar benar lemas tak bertenaga. Davine terkulai diatas punggungku setelah menyemprotkan spermanya di memek ku, kemudian dia berguling berbaring di sebelahku.
“Ternyata kamu lebih hebat dari yang aku bayangkan selama ini” komentarnya setelah selesai menyetubuhiku lebih setengah jam.
“Tak kusangka bercinta dengan kamu bisa senikmat ini” lanjutnya.
“Kamu orang kedua setelah suamiku, dan aku benar benar menikmati saat saat seperti ini” jawabku
“beruntunglah aku” Davine menimpali sambil tangannya mengelus punggungku
“aku juga beruntung bisa mendapat kesempatan seperti ini, bisa merasakan dua kontol yang berbeda dengan permainan yang berbeda pula” kataku sambil meremas kontolnya yang mulai melemas.
“kenapa tidak kamu bandingkan saja perbedaannya sekarang, percaya deh sensasinya pasti berbeda?”
“maksudmu ?” kataku nggak ngerti
“sekarang kamu main dengan suamimu disini, kalau mau, aku yang akan mengatur, serahkan padaku” usulnya
“kamu gila Dav, setelah aku dengan kamu, lalu kamu minta aku dengan suamiku, mana aku bisa aku lakukan itu, lagian aku juga sudah capek”
“yang penting kamu mau nggak “, soal lainnya serahkan aku, percaya deh pasti kamu akan berterima kasih setelah ini” jelas Davine meyakinkanku.

No comments:

Post a Comment